Helen Keller pernah berkata “Karakter tidak dapat dibentuk
dalam sehari dan secara tiba-tiba. Hanya melalui pengalaman dan
cobaanlah jiwa seseorang dapat menjadi kuat, bervisi jelas, hidup penuh
inspirasi, dan mencapai sukses”
Kita sebagai manusia hidup di dunia ini pastilah tidak pernah lepas dari
yang namanya cobaan atau tantangan. Tidak pernah ada satu orang pun di
dunia ini yang hidupnya selalu lancar tanpa masalah dari sejak dia lahir
sampai meninggal. Namun anehnya, jika kita perhatikan, akan selalu ada
dua orang yang berbeda sikap, orang yang selalu bersikap positif dan
orang yang bersikap negatif. Sebenarnya apa sih yang membedakan kedua
orang tersebut. Dua-duanya pastilah pernah ditimpa cobaan, namun
bagaimana mungkin sikap kedua orang tersebut bisa berbeda?
Perbedaannya terletak pada cara mereka menyikapi masalah itu sendiri.
Yuk mari kita simak 8 hal yang bisa kita pelajari untuk mengubah cara
kita menyikapi suatu cobaan atau masalah:
1. Kekuatan perspektif
Hidup ini tidaklah selalu mudah, ya semua orang tau itu. Dengan memilih
cara kita berpikir, merasakan, dan bertindak terkadang dapat memberikan
perbedaan antara harapan dan keputusasaan. Jadi di setiap kali kita
menghadapi masalah, cobalah untuk bertanya pada diri sendiri seperti:
“Apa hikmah yang bisa kita ambil?”, “Apa yang bisa dipelajari dari
pengalaman ini?”, “Apa yang lebih penting sekarang ini?”, dan “Jika kita
mencoba berpikir secara lebih luas, apa kira-kira jawaban dari
permasalahan ini?”. Semakin tinggi kualitas pertanyaan kita, maka
semakain baik pula jawaban yang akan kita terima. Pertanyaan-pertanyaan
semacam ini akan membantu kita untuk melihat masalah tersebut dari sisi
perspektif yang berbeda. Dengan perspektif yang berbeda memungkinkan
kita untuk bisa lebih memahami masalah tersebut.
2. Jangan fokus pada Kejelekannya
Kita seharusnya belajar dari masa lalu dan bukan terpaku padanya.
Terkadang masa lalu kita selalu mencegah kita untuk melihat potensi kita
sebenarnya dan memburamkan kesempatan yang ada di depan mata. Apa yang
sudah terjadi tidak bisa kita ubah, tetapi apa yang akan terjadi ada
dibawah kendali kita. Langkah pertama untuk keluar dari bayang-bayang
masa lalu adalah dengan menyatakannya! Katakan kalau SAYALAH YANG
MEMEGANG KENDALI DAN BUKAN MASA LALU SAYA! Coba untuk lontarkan
pertanyaan seperti “Apa gunanya lagi untuk saya sekarang?”, “Bagaimana
saya bisa membawa perbedaan dalam situasi ini?”, dan “Apa langkah
selanjutnya yang sesuai dengan tujuan hidup saya?” Di setiap detik kita
hidup kita selalu punya pilihan yang bisa kita pilih untuk maju menuju
masa depan yang cerah. Jika kita hanya focus kepada kejelekan yang
terjadi setelah badai kita tidak akan pernah menyadari kalau langit di
atas kita sudah cerah kembali. Goethe mengingatkan kita: “Tidak ada yang
lebih berarti daripada hari ini.” Jadi sekali lagi jangan focus pada
kejelekannya tetapi buatlah pilihan yang lebih baik hari ini dan
majulah!
3. Yang harus kamu lakukan hanyalah meminta….kepada orang yang tepat!
Dalam hidup terkadang kita merasa kalau kita ini berjalan seorang diri,
tetapi sebenarnya tidaklah demikian selama kita dapat jujur pada diri
sendiri dan meminta bantuan kepada orang lain jika membutuhkannya. Kamu
justru bisa mendapatkan kekuatan dan dukungan melalui “para penasehat”
yang kamu ciptakan. Para penasehat ini adalah orang-orang yang selalu
siap ketika kamu memerlukan nasihat, sudut pandang berbeda, pendapat,
atau hanya sekedar pendengar yang baik. Anggota para penasehat ini juga
bisa merupakan idolamu baik itu dimasa lalu ataupun saat ini, baik
individu yang nyata ataupun fiksi. Cobalah bertanya pada dirimu: “APa
yang akan dikatakannya jika berada di situasi saya?”, atau “Apa yang
akan ia lakukan jika mengalami keadaan saya saat ini?”. Mencari bantuan
tidaklah sama dengan tukang mengeluh. Seorang pengeluh berfokus pada
masalahnya. Tetapi orang-orang sukses meminta dukungan dari orang lain
yang mereka butuhkan untuk memecahkan masalah.
4. Berkembanglah dengan area kekuatanmu sementara mencari potensi baru
Kita semua pasti memiliki suatu area dimana secara alami merupakan bakat
kita. Beberapa dari kita hebat dalam berinteraksi, yang lain hebat
dalam menggunakan peralatan, dan beberapa hebat dalam mengolah
informasi. Melakukan pekerjaan yang tidak sejalan dengan bakat atau
kekuatan alami mu merupakan suatu kesia-siaan potensimu. Ada begitu
banyak assessment tools yang tersedia yang bisa kamu manfaatkan untuk
menentukan bakat dan kekuatanmu sekaligus area dimana kamu memiliki
potensi paling besar.
5. Tetaplah bersenang-senang dan nikmatilah
Van Wilder yang berasal dari film dengan judul yang sama pernah berkata
“Janganlah terlalu serius dalam hidup, kamu tidak akan keluar
hidup-hidup” Tidak peduli seberapa sulitnya keadaanmu, cobalah untuk
tetap bersenang-senang dan nikmati hidupmu. Lakukanlah liburan kecil di
setiap harimu, bisa dengan berjalan-jalan di taman, olahraga, memeluk
seseorang yang kamu cintai, atau berendam di bak air panas. Semakin
sulit dan stressnya lingkungan hidupmu maka semakin penting bagi kamu
untuk memperhatikan diri sendiri sehingga kamu bisa santai, menenangkan
pikiran, dan mengembalikan semangatmu. Setelah selesai kamu akan dapat
melihat situasi yang sama dengan cara yang berbeda, tentu dengan lebih
positif.
6. Tetaplah bersikap terbuka
Ada begitu banyak jalan bagi berbagai kesempatan, kesuksesan, dan
kebahagiaan. Kita dapat memulainya dengan menanyakan apa arti sebenarnya
kesuksesan dan kebahagiaan bagi kita, dan biarkan jawaban kita
menunjukkannya. Ketika satu jalan terlihat seperti jalan buntu, coba
carilah jalan lain. Berbagai pilihan baru dapat datang dari berbagai
sumber seperti dari para penasihat yang telah disebutkan sebelumnya,
dengan berpikir outside the box, berani bermimpi, melakukan sesuatu yang
berbeda, atau semudah meninggalkan berbagai kebiasaan lama yang tidak
sesuai dengan diri kita. Kita tidak akan pernah merasa buntu kecuali ada
yang mengekang yaitu diri sendiri. Jadi tetaplah bersikap terbuka.
7. Tetaplah berkeyakinan
Ada beberapa cara untuk tetap menjaga keyakinan kamu. Keyakinan terhadap
diri sendiri, keyakinan akan dunia ini, dan keyakinan bahwa kita akan
mendapatkan jawaban dari semua permasalahan kita. Pergilah ke suatu
tempat dan lakukanlah aktivias yang memberikan perasaan paling bahagia
bagi kedamaian di hatimu. Ketika kamu melakukan ini secara teratur maka
kamu akan lebih sering mendapatkan inspirasi, pandangan ke depan yang
lebih jernih langsung dari dalam jiwa terladammu.
Kutipan berikut dari Anne Frank bias kita jadikan sebagai contoh: “Obat
terbaik bagi setiap orang yang merasa takut, kesepian, ataupun tidak
bahagia adalah pergi keluar, ke tempat yang sepi dimana ia bisa sendiri
dengan alam, lingkungan, dan Tuhan.”
Ketika kau sudah menemukan tempat kedamaianmu, cobalah bertanya: “Apa
yang mungkin terjadi jika seandainya situasi ini adalah berkat yang
terselubung? Apa makna yang jauh lebih besar yang mungkin berguna bagiku
saat ini?” Tanyakan hal ini langsung ke dalam hatimu. Jangan coba untuk
cari jawabannya melainkan kosongkan pikiranmu dan biarkan jawaban
tersebut datang dengan sendirinya kepadamu. Jawaban tersebut mungkin
datang saat itu juga ataupun nanti disaat waktunya tepat, seringkali
disaat yang tidak kamu kira. Yang harus kamu lakukan adalah tetap
bertanya dan terus amati.
Tetaplah berkeyakinan. Temukan kedamaian di hati, dan jawaban akan datang!
8. Bertekad untuk tidak akan pernah menyerah
Saya pernah sekali mendengar ada seorang pemberani yang mengatakan kalau
tidak ada pecundang di dalam hidup ini, kecuali jika ia menyerah pada
dirinya sendiri. Selama kamu masih hidup dan bernapas, tujuanmu di dalam
hidup ini belumlah tercapai. Petualangan terbesarmu adalah menemukan
tujuan itu, dan untuk terus menghidupinya sampai napas terakhirmu. Jika
kamu membaca artikel ini, kamu mungkin merasa tersentak oleh suara
hatimu untuk melakukan lebih banyak. Panggilan itulah yang merupakan
petualanganmu yang sudah kamu nantikan. Jadi tunggu apa lagi?
daun
Kamis, 29 November 2012
Langganan:
Postingan (Atom)


